google addsense

Rabu, 21 Mei 2008

TUTORIAL OLED

OLED merukapakan singkatan dari Organic Light-Emitting Diode.
Oled merupakan seperangkat alat elektronik yang dapat memancarkan cahaya.
OLED terdiri dari beberapa lapisan organik yang diletakkan diantara dua buah konduktor.
Bila dialirkan listrik pada konduktor ini maka akan memancarkan cahaya.
Struktur komponen OLED sangat tipis, berukuran sekitar 500 nm.

Penggunaan OLED sebagai display tidak membutuhkan backlighting dengan sudut pandang sekitar 160 derajat
serta membutuhkan power supply sekitar 2 - 10 volt

Keunggulan OLED bila dibandingkan dengan LCD display antara lain :
- Peningkatan level brightness
- Respons yg lebih cepat untuk penggunaan display video
- Berat yg lebih ringan
- Jangkauan penggunaan suhu yang cukup lebar

Ada dua macam OLED yaitu :
-Pasive
-Active

Struktur komponen OLED 2 layer :
- Cathode
- Emissive Layer ( Organic molecules atau Polymers )
- Conductive Layer (Organic molecules atau polymers)
- Anoda
- Substrate (Material pelindung seperti plastik,gelass)

Proses OLED memancarkan cahaya :
- Power supply memberikan energi pada OLED
- Aliran elektron terjadi dari katoda menuju anoda melalui lapisan organic
- Katoda akan memberikan elektron ke Emissive layer
- Anoda akan mengambil elektron dari Conductive layer akan menimbulkan lubang elektron
- Pada area antara emissive dan conductive layer elektron akan menemukan lubang elektron
- Elektron akan segera menempati lubang tersebut yang akan menimbulkan cahaya

Warna dari OLED ditentukan dari tipe organic molecule yg ada di emissive layer.
Intensitas brigthness dari cahaya tergantung dari jumlah aliran elektron.

Tidak ada komentar: